Ngaji Qirā’at Sab‘ah Kolaborasi JQH al-Mizan, LSQH, dan Laboratorium Agama Masjid UIN Sunan Kalijaga

JQH al-Mizan bersama Laboratorium Studi Qur’an Hadis (LSQH) dan Laboratorium Agama Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan program Ngaji Qirā’at Sab‘ah yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini menghadirkan Ahmad Najih Nabhan Amar, S.Ag. sebagai pembimbing kajian dengan pembacaan dan pendalaman kitab Al-Muyassar fī al-Qirā’āt al-Sab‘ karya KH. Fahrur Rozi Abdillah.

Sebagaimana telah diketahui, Nabi Muhammad SAW pernah mengisyaratkan tentang pembacaan Al-Qur’an dengan al-aḥruf al-sab‘ah (tujuh huruf). Salah satu penafsirannya adalah keberagaman dialek Al-Qur’an yang menyesuaikan kondisi geografis masyarakat Arab saat itu. Keragaman ini kemudian dipelajari secara sistematis dalam disiplin Ilmu Qirā’at, yaitu ilmu yang membahas tata cara pelafalan Al-Qur’an dan ragam perbedaan bacaannya yang bersandar pada riwayat-riwayat sahih.

Perbedaan qirā’at bukan sekadar variasi fonetik, tetapi juga memiliki implikasi terhadap makna ayat yang dilahirkan. Karena itu, penguasaan ilmu ini menjadi penting, baik dalam kajian tafsir, fikih, maupun studi al-Qur’an secara lebih luas.

Melalui kajian rutin ini, peserta akan diajak memahami dasar-dasar qirā’at sab‘ah secara bertahap, sistematis, dan aplikatif berdasarkan kitab rujukan yang digunakan. Program ini diharapkan menjadi ruang penguatan tradisi keilmuan al-Qur’an di lingkungan kampus dan masyarakat umum.